Video Pernikahan Dewi dan Agi Full Length

video shooting

Video shooting kali ini lagi-lagi di Rumah Putih, Bogor. Tempatnya sih asik, cuma kalau lagi panas… minta ampun juga ya? Harus bawa kostum ekstra.

MC di weddingan ini asik, lancar jaya deh pokoknya acara yang dipandunya. Ya cuma ada salah sebut nama aja sih…

Gimana? Kamu kapan nyusul? Booking kami ya…

Bikin Foto Couple Narsis Yuk

Bikin foto couple narsis ya gak melulu buat kebutuhan prewed loh. Malah nanti bisa ikut dipajang-pajang saat kamu prewed. Buat namba-nambahin gitu.

Apa kelebihannya bikin foto couple narsis di rtdiSoho?

Selain karena kami lagi ada promo cuma cepeceng (seratus ribu), kamu dan pasangan bisa dapet foto kualitas terbaik setelah sebelumnya dimake up oleh tim make up kami. Hasilnya mewah banget deh.

Seratus ribu itu murah loh, cuma seharga satu kali kamu isi voucher game atau isi quota. Filenya bisa langsung kamu bawa pulang lagi. bandingin sama harga paket kami yang lain, atau sama pake orang lain deh.

Yang kami sediain nih ada background polos dan beberapa props dan juga kostum yang keren banget. Pokoknya, modal segitu, serasa bintang beken deh.

Mau liat sample kami dulu? Coba deh cek Instagram kami.

Ada juga tambahannya, kalo kamu masih belum puas :

Kamu bisa sekaligus minta editin

Dengan fee yang negotiable, kamu bisa sulap foto kamu yang udah bagus jadi makin keren. Sampai-sampai gak kalah sama foto-foto prewed yang biasa dipajang orang-orang itu. Asik, kan?

Tinggal bilang aja kok. Tapi ya dengan tambahan waktu kerja tentunya.

Tidak perdulu nama kalian Maemunah dan Julkipli, keluar dari sini udah jadi Mrs & Mrs Smith deh!

Kamu bisa minta cetakin

Sama prosesnya dengan editing, tentu saja ada fee dan waktu tambahan untuk bisa dapetin foto kamu tercetak dalam album keren.

Tapi gak usah khawatir, kalian gak usah nongkrongin sampai hasilnya jadi. Takut betah.

Mendingan kalian pulang, dan menunggu Abang Gojek nganterin hasilnya.

Dan Ini Caranya:

Kamu kontak aja ke customer service kami di 081280111627, atur jadwal, lalu datang deh. Pasrah aja yah waktu didandanin, dijamin kerenlah!

Video Pernikahan Adi dan Kiky di Rumah Putih

Video Yang Gak Harus Lama Beresnya, gimana?

Sekarang kami membuat video pernikahan Adi dan Kiky dengan cara sederhana, yaitu kami buat bagian demi bagian untuk kemudian kami satukan menjadi satu video utuh. Liat dulu yuk…

video shooting

Nah, begitu kedua bagian ini selesai, kami tinggal menggabungkannya secara seamless.

Menarik kan? Jadi kamu juga gak perlu nunggu lama-lama kalo sekedar mau lihat preview. Selain itu kami juga ngerjainnya jadi lebih fokus dan gak buru-buru. Dan yang paling penting, hasil akhirnya jadi lebih memuaskan juga. Setuju?

Tertarik untuk memakai jasa kami? Langsung aja cek di halaman shop kami. Kalau mau lihat gimana kami ngerjainnya dan pakai apa, boleh cek di sini. Kalian pasti setuju sama pilihan kami.

Menjadi Make Up Artist

Sejak dari sekolah dasar saya menyukai make up, sering kali saya mengikuti kegiatan menari dan acara-acara sekolah lainnya, yang saya pikirkan saat itu bukan hal manggung di pentas  yang menyenangkan atau acaranya, namun saya lebih memikirkan hal yang menyenangkan lain, yaitu di dandanin atau di makeup.

Setiap ada acara tersebut saya bangun lebih pagi dari sebelumnya, segera mandi dan menghampiri mama saya untuk di dandani atau dimakeup, mama saya termasuk ibu yang bisa di bilang tomboy, mama tidak suka berdandan, hanya saja dia mempunyai beberapa alat makeup seperti eyeshadow, lipstik, bedak. Perangkat yang beliau gunakan hanya kalau ada pesta kondangan saja.

Menurut mama saya itu genit karena suka dimakeup, jadi saya berpikir kalau perempuan makeupan itu perempuan genit.

Tapi saya tidak terlalu perduli hal itu, yang saya suka mempercantik diri saya menggunakan kosmetik, terkadang kalau mama pergi, saya mengajak adik- adik ke kamar mama untuk main dandan-dandanan atau makeup-makeupan, hahaha konyol sih karena adik saya dua-duanya adalah laki-laki, namun tidak ada orang lain yang saya bisa ajak untuk melakukan hal tersebut selain adik-adik saya.




Saat usia saya 12 tahun, saya mulai mendapat uang jajan yang nominalnya lumayan besar ya pada jamannya, saya tabung uang tersebut untuk membeli peralatan makeup, dan bahan- bahan make up, pada usia tersebut saya sudah diizinkan mama untuk menggunakan uang tabungan sendiri untuk keperluan sendiri, belajar mengirit-ngirit untuk membeli bahan-bahan makeup.

Mama tidak menyukai apabila saya bermakeup, jadi saya membelinya tanpa sepengetahuan mama, dengan informasi terbatas tentang kosmetik dan baik atau buruk produknya saya membeli beberapa product yang sebenarnya tidak cocok untuk kulit anak seusia saya. Saat itu yang saya pikirkan adalah bisa pakai bedak, lipstik, blush on sudah cukup, tidak perduli merk apapun.

Alhasil kulit wajah saya sedikit bermasalah, dan terasa pada usia menginjak 20 ke atas. Kulit saya kusam dan sering berjerawat.

Setelah lulus sekolah mama ingin saya melanjutkan ke kursus-kursus untuk bekal saya dikemudian hari, saat itu saya bilang mama, saya ingin belajar make up, namun mama tidak mengizinkan, mama ingin saya belajar menjahit dan cutting rambut. Saya sedih sekali saat itu, namun saya tidak bisa melawan apa yang mama mau, saya mengikuti yang mama mau, namun saya tidak punya hati di kursus-kursus yang mama daftarkan, alhasil saya tidak lulus baik menjahit dan cutting rambut.

Menjahit saya sering bolos karena saya bosan dengan kedaan yang diusia saya harus berkumpul dengan para ibu-ibu seusia di atas saya bahkan seusia mama saya, belum lagi saya pusing dengan hitung menghitung pola dan sering kali saya ceroboh menggunakan jarum yang berakibat sering sekali jari saya tertusuk, akhirnya saya bilang sama mama  bahwa saya ga mau lagi meneruskan les menjahit, tapi saya sempat membuatkan satu buah kemeja untuk mama yang lengannya panjang sebelah.




Cutting rambut, setelah tidak berhasil di kursus menjahit mama mendaftarkan saya di kursus cutting rambut, lagi-lagi saya bosan, cukup banyak rambut mannequin saya refill,karena saya selalu salah potong, bahkan salah potong jari hahahaha, luka-luka jari terjadi disetiap minggunya, dan saya menyatakan ketidak sanggupan untuk melanjutkan cutting, kemudian saya belajar styling dan lumayan berhasil ilmu yang saya dapatkan dari styling.

Setelah usia saya bertambah dewasa, saya sudah mampu dalam hal materi untuk diri saya sendiri, keinginan yang belum tercapai ingin saya wujudkan, belajar makeup menjadi makeup artist, sebelumnya saya sudah bisa bermakeup alakadarnya, hanya saja saya belum paham beberapa tehnik bermakeup yang membuat wajah saya malah keliatan menor dan aneh.

Saya mendaftarkan diri di sekolah tata rias yang pada jamannya cukup terkenal bahkan sampai sekarang, yaitu di Martha Tilaar Beauty School. Saat itu bahagia sekali, dan singkat cerita setelah tamat belajar, guru saya mendorong saya untuk ikut salah satu kejuaraan make up, awalnya saya ragu dan ga pede karena saya baru saja tamat dari sekolah make up belum berbekal pengalaman apa-apa.

Saya mendapat seorang guru yang luar biasa baiknya, dia support saya terus, dia bilang saya punya bakat dan saya pasti bisa, apapun nanti hasilnya di kejuaraan make up tersebut, saya akan mendapatkan banyak hal, seperti pengalaman dan sertifikat, dst.

Jujur berpikir menang itu tidak sama sekali, melihat para make up artist lain yang sepertinya sudah berpengalaman dan ahli, dalam pikiran saya hanya seperti yang guru saya katakan “pengalaman”. Tapi saat itu saya berusaha sebaik-baiknya dan semampu saya.




Di penghujung acara saya sudah mengganti sepatu boots saya dengan sendal jepit karena terasa lelah dan sakit kaki saya harus berdiri di atas panggung.

Kemudian Mc menyampaikan pengumuman pemenang dari juara pertama sampai ketiga kelas advance makeup ( creative fantasy makeup), beauty makeup , dsb. Tidak disangka nama saya di sebutkan di juara ketiga kelas advance makeup, awalnya saya tidak sadar kalau nama saya di sebutkan, setelah model yang saya makeup menarik saya untuk ke atas panggung, saya baru tersadar dan OMG ga sangka banget, dan hal konyol terjadi di mana saya naik ke atas pangung menggunakan sandal jepit di mana banyak mata melihat tentunya. Tapi itu tidak membuat saya merasa risih karena saya sudah terlalu senang dan bahagia saat itu.

Setelah acara selesai saya telepon mama saya menangis saat itu ( lebay kan hahaha ) saya bilang ke mama, saya juara ke tiga dan saya berhasil kali ini, ini yang saya mau dari saya kecil, belajar merias atau makeup, setidaknya saya bisa membuat mama saya bangga atas apa yang saya raih, karena sebelumnya saya banyak mengecewakan beliau.

Dari cerita saya ini, saya ingin menyampaikan bahwa makeup itu adalah salah satu  bagian dari bakat, salah satu hal yang menyenangkan, salah satu impian. Menjadi makeup artist itu membanggakan dan menyenangkan, dapat membuat seseorang wanita menjadi lebih cantik adalah salah satu kepuasan. Menjadi makeup artist itu tidak susah namun juga tidak gampang. Tetapi sesuatu yang berasal dari bakat dan keinginan kuat akan bertahan lama, melekat seperti jiwa di dalam tubuh.

Banyak makeup artist pada jaman sekarang, dan memiliki bakat masing-masing dibidangnya, kunci yang selalu saya pegang adalah “tidak pernah merasa puas untuk terus belajar” karena makeup adalah seni bagi saya yang dimana seni tidak ada batasnya, dan disetiap pergantian jaman seni terus berkembang, begitu juga dengan makeup.

 

oke sekian dulu ya tulisan saya hari ini, terima kasih sudah membaca dan selalu mengikuti cerita-cerita kami di rtdisoho.

Rahasia Video Kami Terjangkau Tapi Keren

Banyak kenyamanan yang saya rasakan ketika pertama kali pindah ke seri mirrorless ini, walaupun di seri SLT gak terlalu kerasa, mugkin karena modelnya juga masih dengan grip yang ngasih feel dslr, cuma lebih kecil aja. Kami jadi kepikiran gimana caranya bikin video kami terjangkau tapi keren. Kan enak nih udah gak perlu pakai paggul-panggulan.

Alat Yang Kami Pakai

Sebetulnya saya ngincer SLT-A55 atau sekelasnya, karena saya masih punya stok lensa A-Mount. Tapi ternyata susah juga cari kamera tua yang cocok di hati yah. Akhirnya saya membeli LA-EA1, adapter dari A-Mount ke E-Mount. Yah lumayanlah. Walau gak semua fitur auto fokus bisa jalan, tapi sementara ini sudah saya anggap cukup win-win.

A6000 yang saya dapat lumayan solid di tangan, bobotnya enak, dipegangnya pun mantap. Hasil foto dan videonya ak usah ditanya lagi, oke punya pastinya. Sayang sekali lensa kitnya kurang asik dipakai. Mungin cuma saya aja yang kurang lama menyesuaikan diri. Gak pake mikir, lensa kitnya langsung saya lego, dan diganti jadi LA-EA1.

Di bawah ini video soal LA-EA1 :

Nah, beres sudah urusan lensa A-mount yang dibuang sayang ini. Sekarang tinggal lensa untuk kamera Nex-5. Walaupun sudah berumur lumayan, tapi Nex-5 masih unggul urusan tekhnologi. Minimnya tombol di luar bikin kamera ini enteng namun kurang nyaman dipegang sih menurut gw. Kamera ini punya kelebihan di touchscreen, di mana hampir semua fungsi kamera bisa dikendalikan dari situ. Sayangnya, Nex-5 ini belum pakai wifi, jadi ya kalo mau mindahin data harus manual deh.

Ini Yang Bikin Video Kami Terjangkau

Kamera ketiga adalah action cam merk Kogan. Jangan ketipu sama harganya guys, lantaran kamera ini cukup buat dipantengin berlama-lama buat bikin fill, dan enaknya… ada weatherproof casenya juga. Ya bisa dibilang Go pro versi bersahabat deh. Kogan ini punya koneksi Wifi, jadi semua bisa dikontrol dari hp atau tablet, mau start/stop rekam atau ngopi datanya. Sayangnya kalo buat batre, tetep kudu ganti sendiri, belom bisa ganti batre wireless…duh.

Video Kami Terjangkau

Nah, dari ketiga kamera ini, kami satuin dalam satu perangkat buat diedit instant. Keren kan? Itu dia alesannya kenapa video kami terjangkau tapi keren.

Buruan order deh di sini.








Perjalanan menuju Royal Tulip Gunung Geulis


Pengalaman yang tidak terlupakan dalam hal perjalanan saya kali ini ke Royal Tulip Gunung Geulis, untuk make up acara pernikahan client di sana.

Kurang lebih jam 02.00 WIB saya dengan team melakukan perjalanan menuju hotel Royal Tulip Gunung Geulis, dari arah Bogor kota bermodalkan google maps, yang dimana saya belum pernah ke lokasi dan belum tau separah dan semulus apa perjalanan ke sana.

Dan client saya juga tidak memberitahukan jalan menuju ke Royal Tulip Gunung Geulis dengan benar.

Google maps mengarahkan saya melalui Sentul, terlihat setelah di Sentul jalanan gelap dan sepi, saya pikir karena masih tengah malam, jadi ga ada yang berlalu lalang.

Makin jauh jalanan yang kami telusuri, makin gelap dan sempit jalanan tersebut, lika liku , kanan kiri hutan dan mungkin jurang karena beberapa spot saya merasa jalanan mendaki. Dan jalanan hanya satu jalur pas banget untuk 1 mobil.

Ga ada lampu jalanan dan hanya beberapa rumah penduduk setempat menerangi jalanan yang kami lalui menuju Royal Tulip Gunung Geulis.
Kaki ,tangan mulai gemeteran, mata fokus ke jalanan yang sangat sempit,pikiran saya udah mulai ngaco, ngeri-ngeri ada penampakan sesuatu yang ga lazim ,mobil mogok , atau ada manusia jahat yang tiba-tiba nongol depan mobil.

Satu teman diteam berusaha mengalihkan pembicaraan ke hal lain supaya tidak menakutkan, tapi satu teman satu team saya berbicara hal menakutkan, rasanya pengen berenti dan tinggalin dia di tengah hutan hahahha , jadi horor beneran kan.

Kanan kiri pohon besar yang saya lihat dan pemandangan kosong mungkin jurang. cukup jauh kami melalui medan jalanan tersebut dan belum menemukan jalan raya atau keramaian.
Hati mulai was-was sesekali saya liat maps berapa menit lagi sampai. Tanpa lampu sorot mobil jalanan tidak terlihat.

Dan akhirnya di google maps terlihat 4 menit lagi saya sampai tujuan, dan saya melihat jalanan aspal yang lebar dengan plang-plang penunjuk arah, tapi saya belum bisa tenang karena gelap sekali jalanan tersebut dan sampai saya menemukan satu lokasi besar yang tampak seperti hotel , dan merasa itu adalah lokasi Royal Tulip Gunung Geulis. Saya segera masuk ke dalam lokasi Royal Tulip Gunung Geulis tersebut dan pertama yang gw ucapkan “terima kasih Tuhan”.Dan saya segera menghubungi suami saya lewat chat.

Setelah sampai di Royal Tulip Gunung Geulis bergegas kami menuju kamar yang telah disediakan client untuk make up keluarganya. Untuk bersiap-siap melakukan pekerjaan yang telah dipercayai client kepada kami.

Saat itu kami harus menyelesaikan make up dan hair do sebelum jam 8.00 WIB, untuk 8 orang keluarga, dikarenakan jam yang telah ditentukan kami sebelumnya meminta pihak client menyampaikan kepada keluarga untuk bersiap, dan ketika kami sampai ke lokasi sudah siap untuk melakukan pekerjaan kami, namun sesampainya kami di kamar tersebut hanya ada satu orang yang baru saja bangun, dan kami meminta team wedding organizer untuk memberitahukan keluarga lain untuk segera bersiap untuk di make up. Jam sudah menunjukan kurang lebih pukul 6.00 WIB namun kami baru menyelesaikan dua orang , dikarenakan keluarga lain yang belum bersiap-siap dan belum berada di kamar tersebut.

Terkadang keterlambatan memulai acara bukan dikarenakan dari pihak kami sebagai make up artist, namun lebih banyak dikarenakan pihak client ataupun wedding organizer yang tidak bisa bekerjasama dengan baik dengan kami untuk kelancaran sebuah acara.

Setelah menyelesaikan pekerjaan kami , kami beristirahat dan menghabiskan waktu menunngu touchup di sana.

Dan siangnya saya bertanya kepada security hotel , apakah ada jalan lain menuju jalan raya karena mengingat perjalanan kemarin yang sangat menyeramkan, percakapan saya dengan beliau :

security : “bisa lewat gadog, ga jauh mba langsung jalan raya, pasti mba lewat hutan ya tadi”
Gw : “saya pakai google maps dan lewat hutan”
Security : “oh pantesan mba pakai google maps, pasti diarahin ke hutan,banyak yang lewat hutan kalau pakai google maps” dan dia menambahkan ” serem lewat jalan hutan suka ada yang aneh-aneh mba “.
OH MY GOD , jadi sebetulnya jalan ke Royal Tulip ini sangat singkat dari jalan raya dan jelas jalanannya kalau udah tau ya.

Buat kalian yang belum tau jalanan menuju Hotel Royal Tulip Gunung Geulis , pengalaman saya  mending kamu arahin maps kamuke arah gadog dulu sebelum kamu arahin ke Hotel Royal Tulip Gunung Geulis.

Hotel Royal Tulip Gunung Geulis bagus dari segi pemandangan dan cukup besar dan nyaman.

Meja Kerja Berpengaruh Ke Produktifitas

Pernah gak ngerasa mumet ngerjain tugas yang sebetulnya kamu yakin banget itu hal sepele kalo otak kamu lagi konek. Padahal kamu baru aja pulang rekreasi sama si dia yang bikin kamu bahagia? Siapa tau sumber kemumetan itu ada di depan kamu selama ini? Ya, meja kerja yang dari tahun-ke tahun gak pernah berubah. Bikin bosen bin mumet kan?

Nah, ini beberapa cara yang bisa diterapkan ke meja kerja itu :
  1. Pindahin posisinya. Mindahin posisi meja kerja ga cuma bikin kamu terpaksa olahraga (kecuali kamu nyuruh Kang Ujang), tapi juga merangsang otak kamu buat mencerna hak-hal baru. Bayangin kalo sebelumnya meja kamu ngadep ke wc, yang bentar2 musti berbasa-basi sama anggota keluarga kamu yang mukanya lagi nahan mules. Dan sekarang ngadep ke pekarangan tetangga yang indah banget kaya di game android. Wuih…seger sob.
  2. Bersihin yang ga perlu. Mungkin di meja kamu banyak kumelan kertas yang isinya next next next project yang ga pernah terealisasi dan akhirnya cuma jadi ganjelan di hati kamu. Bahkan jadi jangkar buat kamu move on ke ide selanjutnya. Ayo buruan buang. Tapi pilihin juga sih, jangan sampe tau2 ada dokumen penting kebuang juga.
  3. Mentang-mentang namanya meja kerja, kamu pikir cuma bisa buat kerja? Gak jugalah…  Maksud gw, kamu bisa pake meja kerja kamu sebagai game station juga. Ga usah neko-neko sih… sekedar Psp juga bisa, yang penting pengalihan. Install Pomodoro ya sob, biar tau kapan musti udahan mainnya.
  4. Beillin barang-barang baru… ga usah mahal, yg penting baru. Kalo bisa jadi motivator juga bagus. Misalnya miniatur USS Enterprise buat kamuyang punya cita-cita jadi pendongeng..
Gimana Kalo Ga Punya Meja Kerja?

Sederhana aja sih sob… pertanyaannya, kamu udah punya kerja belom? Kalo kamu pengangguran tapi mau punya meja juga, itu juga bagus. Berarti bakat kamu sebetulnya di seputar dunia permebelan. Bikin banyak meja kerja sebagai UMKM. Program pemerintah kan bisa nyalurin bakat kamu itu. Nanti sertakan artikel ini biar meja kerja kamu jadi long lasting.

Dan ingat jampai sampai kebalik ya… semangat kerja itu ada di dalam diri. Kalau udah ga ada semangat itu…kamu ga bakal bisa jadi pembalap mobil walaupun dibeliin mesin photobooth. Inget kan adegan Peter Parker ditimbun reruntuhan sama si Valcon, walau tanpa kostum dari Ironman, dia tetap bisa ngangkat beton seberat itu. Kenapa?… Karena dia emang superhero aja sih.

Powder Sebelum Foundation

Hallo, Kali ini review saya adalah tentang pakai powder sebelum foundation.

Di class make up Rtdi Soho kali ini saya mencoba tehnik powder sebelum foundation dengan murid saya , Yolanda.

Merk powder yang digunakan untuk percobaan powder sebelum foundation kali ini adalah Revlon touch and glow powder

dan foundation Maybelline Fit Me.

sebelum aplikasikan foundation ke wajah si model, aplikasikan powder terlebih dahulu ke kulit yang sudah bersih menggunakan brush, aplikasikan merata setelah itu aplikasikan foundation secara merata menggunakan beauty blender.

Tekstur kulit si model tidak terlalu mulus, dan cenderung berminyak.

Dan hasilnya dari powder sebelum foundation ini untuk awal setelah pemakaian cukup bagus, hasilnya matte dan menutup pori wajah, setelah 1 jam kemudian hasil mulai kelihatan kurang oke , terlihat kusam dan mulai terlihat berminyak, foundation dan powder pun mulai terlihat kurang oke di kulit si model, bintik pada wajah simodel mulai terlihat nyata tetapi tidak berkerak.

Jadi menurut saya , untuk cara ini membutuhkan jenis kulit normal untuk hasil yang bagus, dan juga menurut saya tergantung merk powder dan merk foundation  yang kita pakai dan juga jenis kulit kita.

 

Photobooth Pernikahan Ria & Ari di Gedung Megantara

Yuk Photobooth Lagi…

Acara ini pernikahan dengan photobooth dilaksanakan pada hari Minggu, 13 Agustus di Gedung Megantara, Bogor.


Acara photoboothnya sendiri dimulai pada pukul 11.00 dan berakhir pada pukul 13.00, dengan cukup khidmat. Sayangnya gedungnya puanas poll… tapi gpp, kami bersabar… ini ujian.

Lihat… tetap ceria kan?