Juga senasib dengan postingan sebelumya, ini adalah foto-foto yang saya selamatkan albumnya (walaupun tidak saya sortir waktu memasukkannya ke sini). Masih dengan kumpulan hasil liputan pernikahan.

Liputan Pernikahan Pertama

Di sini saya tetap setia memakai Sony A300, karena selain mudah untuk diedit, kamera ini sarat fitur untuk ukuran kamera pemula.

Sampai sekarang saya masih jadi Sony addict, memakai Sony A6000 dan Sony Nex5N kesayangan saya yang lebih ringan sehingga cenderung lebih mudah untuk dioperasikan oleh tangan saya yang tremor ini.

Liputan Pernikahan Kedua

Saya senang sekali memotret candid. Selain terasa bagaikan James Bond, hasil foto candid bisa menjadi hiburan tersendiri saat dilihat lagi. Apalagi kalau orang yang ada di foto itu memberi komentar, wah makin senang.

Tapi bedakan foto candid dengan voyeur ya, jangan melewati batasan etika.

Liputan Pernikahan Ketiga

Kalau ini saya lupa siapa, tapi kebetulan ada di folder yang sama. 🙂

Ya sampai sini dulu postingan saya kali ini. Tetap semangat, dan kalau ada yang bilang karya kamu jelek, jangan marah dulu. Karena biasanya kalau kamu lihat setelah kamu belajar lebih banyak, ternyata betulan karya kamu itu jelek.

Satu tips dari saya, “Jelek tapi selesai itu terbukti lebih menghasilkan daripada (maunya) perfect tapi gak jadi-jadi.”

Setuju? Jawab di kolom komen ya…

Liputan Pernikahan Tahun 2010

You May Also Like

One thought on “Liputan Pernikahan Tahun 2010

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *